Inilah Minuman Dingin Favorit di Bulan Ramadhan

Inilah Minuman Dingin Favorit di Bulan Ramadhan

Inilah Minuman Dingin Favorit di Bulan Ramadhan РBulan Ramadhan merupakan salah satu bulan yang paling di tunggu-tunggu karena bulan ini adalah bulan suci yang membuat orang sangat senang. Saat Ramadan, merasa dehidrasi sudah menjadi hal yang biasa. Oleh karena itu banyak umat Muslim yang memilih berbuka dengan minuman manis dan segar.  Nah, di negara Arab sendiri, minuman dingin dan manis juga menjadi pilihan yang paling favorit, lho. Apa saja minuman yang sering dikonsumsi warga di negara Arab saat sahur dan berbuka? Yuk, cari tahu!

 

1. Jallab
Jallab merupakan minuman yang menggunakan banyak bahan, seperti kurma, anggur, gula tetes, es batu, dan air mawar. Untuk topping-nya ditaburi kacang pinus dan juga kismis.

Jallab sangat popular di negara-negara Timur Tengah, seperti Lebanon, Syria, dan Palestina. Minuman wienholdportraits-fineart bernutrisi ini paling digemari selama bulan Ramadan.

2. Tamer Hindi
Tamer hindi atau tamar hindi adalah minuman asal India yang juga digemari di negara Arab. Minuman ini menggunakan asam jawa yang direndam lalu disaring.

Sari asam jawa tersebut lalu dicampurkan dengan air dan gula. Tamar hindi disajikan dingin sehingga rasa asam dan dinginnya membuat tetap segar untuk berpuasa seharian.

3. Kharroub
Kharroub dipercaya berasal dari Mesir meski juga banyak dikonsumsi di Libya dan Sudan. Kharroub terbuat dari polong yang berasal dari pohon carob.

Rasa dari kharroub ini sendiri manis dan disajikan dingin selama Ramadan. Kharroub dipercaya kaya akan protein dan antioksidan, lho.

 

4. Erk Sous
Erk sous merupakan sejenis minuman yang terbuat dari akar manis yang disajikan dingin. Rasa dari erk sous ini tak disukai semua orang karena sedikit manis bercampur pahit.

Namun, erk sous dikonsumsi karena kesegarannya dan manfaatnya untuk tubuh. Erk sous sangat popular dan digemari di Mesir dan Syria.

5. Karkadeh
Karkadeh atau juga dikenal teh hibiscus terbuat dari bunga hibiscus dan bisa dikonsumsi panas atau dingin. Selama Ramadan, negara-negara, seperti Mesir dan Sudan lebih memilih disajikan dingin saat iftar.

Selain saat Ramadan, karkadeh juga sering disajikan saat acara pernikahan di negara-negara tersebut.

6. Sahlab
Sahlab memiliki beragam versi, yaitu versi minuman dan puding, serta dingin atau panas. Sahlab biasanya dikonsumsi hangat saat musim dingin. Sementara saat Ramadan disajikan dingin.

Sahlab terbuat dari susu yang diberi kacang-kacangan dan kayu manis. Sahlab banyak dikonsumsi di negara, seperti Yordania, Palestina, Mesir, dan Lebanon.